Cara Pembulatan Angka Desimal Menggunakan Bahasa Pemrograman PHP
Hallo kawan, kesempatan kali ini saya ingin ngebahas tentang pembulatan angka desimal menggunakan Bahasa pemrograman PHP

Hallo kawan, kesempatan kali ini saya ingin ngebahas tentang pembulatan angka desimal menggunakan Bahasa pemrograman PHP. Pembulatan angka desimal itu apa ? pembulatan adalah sebuah teknik untuk mempersingkat atau memperpendek angka di belakang koma pada bilangan desimal untuk mendapatkan pendekatan nilai.
Pembulatan pada bilangan desimal misalnya pada angka 3,6 di bulatkan menjadi 4,. misalnya 3,466211 di bulatkan menjadi 3,5 .Jika kita menggunakan bahasa pemrograman PHP kita bisa menggunakan 3 jenis fungsi pembulatan. di antaranya adalah ;
ceil()
ceil() adalah fungsi pembulatan angka ke atas, jadi fungsi ini akan membulatkan bilangan desimal ke atas ke nilai terdekat misalnya pada contoh di bawah ini;
echo ceil(0.7); // Hasilnya = 1
echo "<br>";
echo ceil(1.2); // Hasilnya = 2
echo "<br>";
echo ceil(3.6); // Hasilnya = 4floor()
floor() adalah fungsi pembulatan angka ke bawah, jadi fungsi ini akan membulatkan bilangan desimal ke bawah ke nilai terdekat misalnya pada contoh di bawah ini;
echo floor(0.7); // Hasilnya = 0
echo "<br>";
echo floor(1.2); // Hasilnya = 1
echo "<br>";
echo floor(3.9); // Hasilnya = 3round() adalah fungsi pembulatan yang menghasilkan bilangan bulat terdekat dari bilangan aslinya. Pada round() angka 0.5 ke atas akan dibulatkan ke atas dan 0.49 akan dibulatkan ke bawah. Berikut ini cara penggunaannya, lihat script dibawah ini ;
echo round(0.5); // Hasilnya = 1
echo "<br>";
echo round(1.2); // Hasilnya = 1
echo "<br>";
echo round(3.6); // Hasilnya = 4round()
round() adalah fungsi pembulatan yang menghasilkan bilangan bulat terdekat dari bilangan aslinya. Pada round() angka 0.5 ke atas akan dibulatkan ke atas dan 0.49 akan dibulatkan ke bawah. Berikut ini cara penggunaannya, lihat script dibawah ini ;
echo round(0.5); // Hasilnya = 1
echo "<br>";
echo round(1.2); // Hasilnya = 1
echo "<br>";
echo round(3.6); // Hasilnya = 4Fungsi round() ini sangat berbeda dengan fungsi ceil() dan floor(), jumlah bilangan desimal atau presisi pada hasil pembulatan round() dapat Anda tentukan jumlahnya. Selain itu, ada juga beberapa mode standar PHP yang bisa Anda gunakan dalam pembulatan round() ini
round(bilangan, presisi, mode);
format penulisan parameter pada fungsi round()
pada penulisan parameter round() penjelasanya seperti ini.
bilangan, wajib anda isi, merupakan bilangan desimal yang akan anda bulatkan.
presisi, inibagian opsional, bisa di isi bisa tidak, jika tidak di isi nilai default nya adalah 0,
mode, bagian ini opsional dan merupakan sebuah nilai konstan spesifik untuk mode round.
Berikut ini mode yang bisa Anda terapkan pada fungsi round() :
PHPROUNDHALF_UP, membulatkan angka desimal ke atas dan ke bawah sesuai dengan nilai presisi desimal, misalnya bilangan angka desimal 0.5 dibulatkan menjadi 1 dan 0.4 menjadi 0. Ini merupakan mode default dari fungsi round().
PHPROUNDHALF_DOWN, membulatkan angka desimal ke bawah sesuai dengan nilai presisi desimal, misalnya angka desimal 0.5 dibulatkan menjadi 0.
PHPROUNDHALF_EVEN, membulatkan angka desimal ke angka genap terdekatnya, misalnya angka desimal 1.5 dibulatkan menjadi 2.
PHPROUNDHALF_ODD, membulatkan angka desimal ke angka ganjil terdekatnya, misalnya angka desimal 3.5 dibulatkan menjadi 3.
example fungsi round() menggunakan parameter presisi ;
echo round(0.54611,1); // Hasilnya = 0.5
echo "<br>";
echo round(1.54611,2); // Hasilnya = 1.55
echo "<br>";
echo round(3.54611,3); // Hasilnya = 3.546fungsi round() menggunakan parameter presisi dan mode ;
echo round(0.5,0,PHP_ROUND_HALF_UP); // Hasilnya = 1
echo "<br>";
echo round(0.4,0,PHP_ROUND_HALF_UP); // Hasilnya = 0
echo "<br>";
echo round(0.5,0,PHP_ROUND_HALF_DOWN) ; // Hasilnya = 0
echo "<br>";
echo round(1.5,0,PHP_ROUND_HALF_EVEN); // Hasilnya = 2
echo "<br>";
echo round(3.5,0,PHP_ROUND_HALF_ODD); // Hasilnya = 3Demikian semoga berguna, tulisan ini sebagai log saja untuk saya :)
